728x90 AdSpace

  • Latest News

    13 June 2017

    Pesta Buku Hari Pertama: Menilik Anak-Anak Multatuli



    Selasa (15/3) Gedung Geugeut-Winda UPI, Pesta Buku ASAS & UKSK UPI hari pertama telah selesai dilaksanakan. Anak-Anak Multatuli (AAM) karya Ubaidilah Muchtar, menjadi buku pertama yang didiskusikan dalam rangkaian kegiatan pesta buku.

    AAM adalah catatan pemanduan kegiatan Reading Group Max Havelaar yang dibentuk oleh Ubaidilah di Ciseel, pedalaman Lebak Banten. Dengan gaya komunikatif, Ubaidilah menceritakan pengalamannya selama 37 pekan Reading Group dalam buku ini, sejak 23 Maret 2010 hingga 21 Februari 2011.

    Pembicara dalam diskusi dan peluncuran buku AAM adalah Ilham Miftahuddin (Punggawa Buruan.co) & Rosita Rahma (Dosen Departemen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UPI). Ilham membahas mengenai perjalanan serta proses secara umum Reading Group Multatuli.

    Penggambaran keakraban guru (Ubaidilah) dan murid-muridnya dalam menyuntuki novel Max Havelaar, serta sikap Ubaidilah yang tidak setengah-setengah dalam menjalankan Taman Baca Multatuli. Ubaidilah tidak hanya mengajak anak-anak Ciseel membaca buku, tetapi juga membaca dan menyelusuri diri serta lingkungan, lantas bertindak atas masalah yang ada dihadapannya.

    Sedangkan, Rosita membahas mengenai upaya-upaya Ubaidilah dalam meningkatkan minat baca anak-anak Ciseel melalui karya sastra kelas dunia yakni Max Havelaar, metode pembacaan yang dilakukan oleh Ubaidilah agar anak didiknya memahami apa yang dibaca.

    Selain acara pendiskusian dan peluncuran buku, Ubaidilah memberikan testimoni mengenai perjalanan awal, lika-liku, serta kebahagiaannya dalam membina Taman Baca Multatuli. Seperti saat dia menerangkan kebahagiaan atas lima anak didiknya yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena mengikuti Reading Group Multatuli. Pun pernyataan-pernyataan menyentuh anak didiknya setelah membaca Max Havelaar.

    Ubaidilah juga membicarakan tentang kedekatan Lebak dengan Multatuli dan mengapa mereka harus membaca Max Havelaar. ”Multatuli teh orang Belanda, tapi nyaah ka Lebak.” ucap Ubai seraya menjelaskan pula situasi Lebak yang saat itu dijajah Belanda.

    Lebih lengkapnya, perjalanan dan perjuangan Ubai serta kisah-kisah menarik lain yang menggetarkan juga bisa memotivasi  Anda baca pada buku yang ditulisnya. Buku AAM tersedia di tempat kegiatan Pesta Buku dengan buku-buku yang akan diluncurkan dalam Pesta Buku seperti antologi puisi, novel, kumpulan esai serta buku sastra lainnya.

    Pesta Buku masih akan berlangsung sampai hari Kamis, 17 Maret 2016 di tempat yang sama. Rabu, 16 Maret 2016 akan ada diskusi dan peluncuran buku “Mengukur Jalan, Mengulur Waktu” karya Yopi Setia Umbara dan “Rindu yang Membawamu Pulang” karya Ario Sasongko. Kegiatan akan dimulai pukul 12.30 WIB.[]

    Sumber: http://www.buruan.co/pesta-buku-hari-pertama-menilik-anak-anak-multatuli/
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Pesta Buku Hari Pertama: Menilik Anak-Anak Multatuli Rating: 5 Reviewed By: mh ubaidilah
    Scroll to Top