728x90 AdSpace

  • Latest News

    25 October 2012

    Kronologi Pembangunan Rumah Multatuli


     “Sebab kita bersukacita bukan karena memotong padi. Kita bersukacita karena memotong padi yang kita tanam sendiri.”
    (Multatuli dalam Max Havelaar)

    Sekembalinya tim Kick Andy Hope, Kick Andy Foundation, dan Tanoto Foundation dari Ciseel pada Senin, 12 Maret 2012. Taman Baca Multatuli melakukan pertemuan dengan warga Ciseel. Pertemuan pertama berlangsung di ruang Taman Baca Multatuli hari Selasa tanggal 20 Maret 2012 pukul 19.00-21.00 WIB. Pertemuan pertama membicarakan proses pencarian tanah untuk Taman Baca Multatuli. Pertemuan pertama dihadiri oleh Bapak Uding, Bapak Usman, Bapak Omo, Bapak Syarif, Bapak Barnas, dan Bapak Dadang Huzazi. Pada kesempatan tersebut disepakati untuk mencoba mendatangi rumah Bapak Raisan yang akan menjual tanahnya. Tanah tersebut terletak di tengah-tengah Kampung Ciseel.

    Tanah seluas 8 x 10 meter tersebut tidak lagi digunakan oleh Bapak Raisan dan akan dijual. Akhirnya, pada tanggal 29 Maret 2011 Taman Baca Multatuli melakukan perjanjian jual beli dengan pihak pemilik tanah dengan disaksikan oleh ketua RT 02 dan Ketua RT 04 serta keluarga Bapak Rasian.

    Tanah yang akan digunakan untuk Taman Baca Multatuli berada lebih tinggi 6 meter dari jalan kampung. Oleh karena itu, harus dibuatkan turap/tembok untuk mencegah longsor dan diturunkan satu meter.

    Setelah mendapatkan tanah, pihak Taman Baca Multatuli membuat surat pernyataan dengan warga bahwa tanah tersebut akan digunakan untuk Taman Baca Multatuli. Surat tersebut ditandatangani oleh ketua RW Ciseel (Bapak Usman), Ketua RT 02 dan RT 04 (Bapak Uding dan Bapak Syarif), dan 3 orang tokoh masyarakat (Bapak Udil, Bapak Barnas, dan Bapak Rusdi).

    Kemudian Taman Baca Multatuli membuatkan gambar untuk bangunan Taman Baca Multatuli. Pembuatan gambar dilakukan oleh Rani Wulansari dari Jakarta. Rani bekerja di Rekayasa Industri. Ia dengan senang hati membuatkan gambar.

    Pertemuan kedua, dilaksanakan di rumah Bapak Barnas. Pada pertemuan yang dilaksanakan hari Senin tanggal 16 April 2012 tersebut disepakati tentang pembagian tugas pengumpulan bahan bangunan. Pada pertemuan tersebut juga disepakati bahwa bahan-bahan akan disediakan secara gotong-royong dan uang yang masuk menjadi kas warga.

    Pada tanggal 1 April 2012 bertempat di Mall Pondok Indah, Taman Baca Multatuli menyerahkan bukti-bukti kepemilikan tanah, surat pernyataan warga, dan gambar bangunan kepada pihak Kick Andy Foundation.

    Penyediaan bahan-bahan material seperti batu, pasir, dan kayu dilakukan oleh warga. Sejak April-Mei 2012. Bahan-bahan tersebut disediakan oleh warga secara gotong-royong. Taman Baca Multatuli membeli kepada masyarakat. Dana yang dikeluarkan oleh Taman Baca Multatuli kemudian menjadi kas warga Kampung Ciseel.

    Pengumpulan batu dan pasir dilakukan setiap hari Rabu dan Jumat. Pembayaran untuk bahan-bahan, sepert batu, pasir, dan kayu diterima oleh Bapak Uding. Bapak Uding bertindak sebagai orang yang dipercayai untuk penyediaan bahan-bahan material bangunan.

    Membersihkan tanah yang akan dibangun Taman Baca Multatuli. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 3 Juni 2012. Pembersihan lahan meliputi pembersihan tanah dari rumput dan merapikan bagian tanah yang labil.

    Peletakan batu pertama pembangunan dinding turap untuk menjaga tanah agar tidak longsor. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 13 Juni 2012.

    Pembangunan dinding selebar 9 meter dan tinggi 5 meter. Pembuatan dinding ini dimaksudkan agar tanah tidak longsor dan tanah menjadi lebih lebar. Sehingga terdapat halaman untuk Taman Baca Multatuli.

    Tiga hari sejak peletakan batu pertama (13/06), pembuatan pondasi dinding beberapa pekerja terkena sakit. Maka berdasarkan usul dari warga Ciseel, tanah harus diruat terlebih dahulu. Maka pihak Taman Baca Multatuli bersama Pak Jumar meminta Olot Jamhari (Sesepuh Kampung Ciseel) untuk meruat atau menumbal tanah. Kegiatan meruat tanah dilaksanakan hari Sabtu, 16 Juni 2012.

    Pembangunan dinding selesai pada hari Rabu, 1 Juli 2012.

    Tanggal 4 Juli 2012 warga masyarakat bergotong royong menurunkan ketinggian tanah. Semula tanah untuk Taman Baca Multatuli memiliki ketinggian dari jalan kampung, yaitu 6,5 meter. Tanah kemudian diturunkan 1,5 meter.

    Tanggal 5 Juli 2012 hari Kamis peletakan batu pertama pondasi bangunan Taman Baca Multatuli dilaksanakan. Peletakan batu pertama diawali dengan penggalian tanah pondasi bangunan.

    Pembangunan Taman Baca Multatuli sempat terhenti setelah dinding selesai. Dinding yang dimaksud yaitu dinding keseluruhan bangunan setinggi 120 cm. Pekerjaan terhenti sebab tidak tersedianya air untuk melanjutkan dengan kegiatan menembok.

    Selama bulan puasa kegiatan lebih terfokus pada penyelesaian kayu untuk rangka bangunan. Kayu-kayu yang mendominasi di antaranya, Putat, Kihiyang, Kikacang. Ketiga jenis kayu ini termasuk kayu-kayu hutan yang keras. Kayu-kayu tersebut dipakai untuk rangka bangunan.

    Kegiatan pemasangan rangka bangunan (sebab bangunan Taman Baca Multatuli semi permanen/setengah badan. Tembok dari bahan utama batu setinggi 120 cm dan bilik bambu selebihnya) selesai pada 14 Agustus 2012. Pemasangan bilik dari bambu dilakukan secara bertahap. Bambu dibuat oleh Pak Buhadi.

    Setelah Idul Fitri pembangunan dilanjutkan kembali. Pekerjaan pertama 23 Agustus 2012, yaitu memasang genteng. Genteng yang digunakan yaitu Genteng Jatiwangi. Selanjutnya mengerjakan menembok sekeliling bangunan. Kegiatan menembok bangunan ini setelah disepakati akan menggunakan air yang digunakan untuk masjid. Di siang hari selang yang biasa mengisi air bak masjid dipakai untuk mengaduk. Kegiatan menembok selesai pada 10 September 2012. Selain menembok juga diikuti dengan kegiatan merapikan bagian belakang Taman Baca Multatuli yang sangat dekat dengan tanah dengan ketinggian 3 meter yang raman longsor. Juga kegiatan pembuatan sepikteng.

    Kegiatan memasang keramik dilaksanakan pada Kamis, 13 September 2012. Meliputi pemasangan keramik di ruang utama atau ruang perpustakaan dengan ukuran lebar 4 meter dan panjang 8 meter. Selanjutnya pemasangan keramik di kamar mandi, dapur, dan kamar tidur. Pemasangan kermaik selesai pada Rabu, 19 September 2012.

    Pembuatan rangka jendela dilakukan di antara kegiatan menembok dan memasang keramik.

    Kegiatan pembangunan tangga menuju Taman Baca Multatuli mulai dikerjakan pada Kamis, 20 September 2012.

    Selasa, 25 September 2012 kuangkut dari Depok di antaranya: 4 kaleng cat untuk dinding, 4 kaleng pernis, engsel pintu, engsel jendela, slot jendela, penyangga daun jendela, dan ampelas.

    Pekerjaan lalu ditunda sejak 20 September-10 Oktober. Hal ini disebabkan tidak tersedianya material untuk melanjutkan pembangunan. Di antaranya kaca, semen, keramik, dan bilik bambu.

    Tanggal 5 Oktober 2012 saya bersama dengan Kang Sarif (Ketua Pembangunan) mendatangi rumah Pak Iyong di Sajira. Tujuannya untuk melihat bilik bambu. Senin, 8 Oktober terjadi transaksi. Taman Baca Multatuli membeli 6 lembar bilik bambu. Ukuran keseluruhan 54 meter.

    Jumat, 12 Oktober 2012. Bahan-bahan berupa: 6 lembar bilik mata walik, 4 sak semen, 12 potong kaca, dan 7 dus keramik tiba di Ciseel tepat saat adzan Jumat bersuara di masjid.

    Sabtu, 13 Oktober 2012 pemasangan bilik bambu dilakukan. Juga pengerjaan teras dan pemasangan kaca untuk jendela dan pintu.

    Selesai pada Senin, 15 Oktober 2012. Tanggal ini merupakan tanggal selesai pembangunan Taman Baca Multatuli.


    Terima kasih untuk: Tanoto Foundation, Kick Andy Foundation, Kick Andy Hope, Pak Andy F Noya, Pak Ali Sadikin, kru Kick Andy Hope! (Mbak Lala, Mbak Aisy, Mas Bambang, Mas Budhi, Mas Bronto, Mas Andhika, dkk), istri-Linda, dan semua kawan Multatuli. Mas Sigit, Bung Ben, Mas Ragil, Mas Kef, Mas Sapto, Mbak Nima, Mas Widodo, Mas Pramono, Mas Suryo, Mas Danu, Mas Rahardi, Kang Syamsul, Mbak Ita, Mbak Endah, Mbak Indri, Mbak Yuni, Mbak Vince, Ibu Dyan Verita, Ibu Lia, Ibu Andri, Maria Eleanora, Carlo Laurenti, Mas Erlang dan kawan-kawan, Mas Rama, Mas Wahyu, Mas Tommas, Mas Daurie, Mas Adi Toha, Mas Opang, Mas Ariv, Mbah Jamali, Mas Ervin, Mas Heri, Mas Kapit, Mbak Sasa, Mbak Ni Wayan, Mbak Leni, Mas Natsir, Ihung, DiaNa, Andrew, Rizky, Yadi, Vito, Dian “Samnyong”, Fiu, Kang Ali, Kang Sutan, Om Bekti, Kang Arif Sanjaya, Agus Diana, Mas Subhan, Pak Insah, Pak Ibrahim Isa, Bung Bonnie, Mbak Kurie, Mas Hendri, Mas Bambang Eryudhawan, dan yang tidak tersebutkan satu-satu. Terima kasih kawan Komunitas Reading Group, kawan Apresiasi Sastra (Apsas), kawan Arena Studi Apresiasi Sastra (ASAS), kawan UKSK, kawan Satrasia, kawan FMN. Terima kasih untuk semangat dan dorongannya. Terima kasih warga Ciseel, Kang Sarif, Pak Jumar, Emak Hewi, Teh Titin, Pak Barnas, Pak Udil, Pak Amil, Pak Usman, Pak Rusdi, Pak Jasrip, Pak Buhadi, Pak Haji Dahlan, Pak Uding, Pak Kosim, Kang Jaya, Mariah, Sumyati, Elah, Ida, Endang, Kandi, Ucun, dan semua yang membantu hingga selesai pembangunan. Semangatnya anak-anak Multatuli, terima kasih. Terima kasih Bung Ari Nugroho—tukang desain logo, spanduk, dan baligho. Terima kasih Rani Wulansari, yang telah membuatkan gambar Rumah Multatuli. Bagus sekali gambarnya! Terima kasih, sungguh! Salam Multatuli.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Kronologi Pembangunan Rumah Multatuli Rating: 5 Reviewed By: mh ubaidilah
    Scroll to Top